9

Petualangan pertama bersama Blogger Nusantara

2013-11-30 12.06.19Acara tahunan Blogger Nusantara kembali digelar, tahun ini merupakan tahun istimewa Karena aku ikut meramaikan event blogger seperti #BN13 yang di adakan di kota Yogyakarta (emang aku sopooo) Dengan suasana yang khas jawa seperti jogja rasanya cocok untuk acara blogger yang memakan waktu selama dua hari. (30 Nov-1 Des 2013)

Dua hari bukalah waktu yang sebentar, apalagi jika dalam dua hari acara monoton dan seminar gitu-gitu saja. Tahun ini adalah tahun pertama aku ikut acara temu blogger se Indonesia. namanya saja Nusantara yang datang pasti dari berbagai belahan daerah di Indonesia. setahuku tahun pertama Blogger Nusantara sempat di adakan di Jawa timur, tepatnya di kota Sidoarjo. Kenapa nggak kota Surabaya saja? Hehe, aku juga gak tau :3 yang jelas selama acara blogger Nusantara ini, aku ima yang manis belum pernah ikut bergabung.

Dan di akhir tahun 2013 ini, aku menyempatkan hadir dan menengok acara yang sering di sebut-sebut teman online di twitter. Total teman yang berangkat bareng dari Surabaya 5 orang, yaitu teman rumpik dari @KopdarSurabaya, ada @NHAZMONTANA @heiupit @sayadito @azizhaddi. tapi nanti mas @rusabawean dan mas @frenavit akan datang menyusul. Karena menurut rundown, #BN13 mempunyai runtutan acara yang padat jadi aku memutuskan untuk berangkat hari jumat dan pulang hari senin. Ya setidaknya sempatkan untuk jalan-jalan lah hehe.

Di hari pertama #BN13 aku sedikit kecewa dan juga kaget, karena acara berubah dan langusng pindah hari itu juga. Dimana seharusnya acara di selenggarakan di kreaton jogja akhirnya pindah ke jogjlo abang. Waduh! Melihat susunan acaranya juga banyak yang berubah, yang awalnya ada beberapa pagelaran dan sepertinya di tiadakan. Hehe, agak magic juga acara bisa pindah hari itu juga.

Hebatnya meski acara di umumkan pindah pagi hari itu juga, antusias teman-teman blogger tak pernah padam (ecieee), di timeline heboh banget bertebaran foto peserta sedang asik registrasi. (Semoga hebohnya nggak di timeline aja sih) Tapi Salut banget deh dengan mereka, Padahal prediksiku banyak yang ogah datang karena tempatnya agak nyempil dan banyak yang nggak tahu juga. *kedip-kedip ke langit*

Sesampainya di joglo abang suasana pedesaan kecium banget, duh jadi pengen bobok di jalan aja hehe. tapi suasana yang enak banget itu langsung pecah! Soalnya peserta yang datang ada lebih dari 1000 sepertinya. Alamak bingung nyari tempat duduk deh. nggak nyangka di sana aku bertemu dengan beberapa teman dari surabaya, lebih tepatnya mereka teman sekolahku dulu sih ada @Remajajelata dan mas pandu. usai reuni ngobrol sana sini teman-teman langsung antusias melihat salah satu seleb online yang cukup ngehits gara-gara foto bareng nabilah JKT48. namanya mas Agus Mulyadi. aku dan teman-teman surabaya langsung nyerbu dia dan minta foto bareng~

foto bersama agus mulyadi

foto bersama agus mulyadi

udah selesai nyari sensasi aku kembali mengikuti runtutan acara. yah, meski acaranya agak monoton sih karena 11-12 kayak lagi kuliah gitu, meskipun pembicara yang di undang sangat bertalenta. Tapi-tapi aku nggak bertahan lama ada di sana dan memutuskan cuss pergi dari lokasi lepas ishoma. Hehehe muup yeak.

Aku pergi kemana ngapain aja, kayaknya akan aku bahas di postingan lainnya kali ya. heheu. cukup ngeri sama hari pertama blogger Nusantara, tapi langsung hepi hepi di hari kedua. karena acaranya berbeda dari hari pertama, hari kedua berlangsung di desa Tembi. Desa biasa yang di sumberdayakan sehingga banyak yang berkunjung kesana, ada berbagai galeri untuk memajang seni orang tembi.

saat teman-teman sedang asik mendengarkan penjelasan pak ibnu (pemilik galeri leksa Ganesha) tentang proses pembuatan batik

saat teman-teman sedang asik mendengarkan penjelasan pak ibnu (pemilik galeri leksa Ganesha) tentang proses pembuatan batik

 

Aku agak buta bagaimana sejarahnya desa ini. Aku kira bangunan rumah di desa Tembi akan sangat-sangat ndeso banget kayak rumah adat gitu, tapi ternyata enggak. Udah lumayan modern juga meski khas rumah-rumah desa masih ada. menurut sumber sih karena dulu desa tembi meruapakan desa yang mengalami kerusakan parah saat gempa jogja di tahun 2006 lalu.

hasil jepretan aku lupa haha

hasil jepretan mas agustinus dari teman jogja

Minggu ini (1/12) suasana blogger nusantara begitu dekat, sesi sharing tetap masih ada namun peserta menjadi terlihat lebih dekat dengan pembicara karena kami semua duduk lesehan sehingga saring umpel-umpelan hehe.

suasana sharing #BN2013 di desa Tembi

suasana sharing #BN2013 di desa Tembi

Selama dua hari #BN13 aku melihat banyak peserta yang dari kalangan muda-muda. wah hebat, soalnya bisanya yang mau datang ke acara seperti ini pasti blogger senior. Sekalian berbagi ilmu juga kepada junior hehe. Senang juga melihat selain suka menulis mereka juga suka berjejaring dengan kopdar blogger ini. dan pada kesempatan ini aku dan teman-teman mengenal tim panitia yang beberapa dari teman-teman blogger jogja. dan semua panitia #BN2013 ini masih muda dan enerjik haha, iya lah ya masa muda udah reyot-reyot. okai, terimakasih untuk pengalaman menyenangkan ini. 🙂

Iklan
6

#KadoMerdeka Untuk Indonesia Dan Pelajar Putus Sekolah

Upacara bendera sekolah

Sudah dua tahun ini aku putus sekolah.. bukan karena aku malas sekolah atau aku bodoh, secara akademis aku cukup lumayan walau hanya mendapat peringkat 15 besar dari 36 peringkat di kelas. Tapi karena keterbatasan ekonomi yang harus aku akui miskin.

Aku adalah satu-satunya anak laki-laki dari 3 bersaudara, kakak perempuanku putus sekolah juga sama sepertiku, dan adikku masih kelas 5 SD

Meskipun indonesia telah merdeka, tapi aku sebagai bangsa indonesia belum merdeka dalam berpendidikan. Ada banyak hal yang ingin aku pelajari lagi di lingkungan Sekolah Menengah Atas.

Saat ibu bilang “Ahmat, ibu dan ayah tidak bisa menyekolahkanmu lagi, kami tidak sanggup membiayai sekolahmu”

Hatiku bagaikan tekoyak koyak rasanya. Melihat teman-temanku yang bingung memilih sekolah dan berbahagia akan memeakai baju baru, tas baru dan semua serba baru. Dan aku hanya bisa mengais riski membantu ayah, ibu, kakak untuk melunasi hutang dan biaya kehidupan sehari-hari. Di rumah kami hanya rini yang bersekolah dia masih SD dan aku berharap dia bisa meneruskan pendidikannya setinggi mungkin seperti halnya cita-citanya ingin menjadi guru.

Sudah 3 hari aku mogok bicara, aku marah kepada ayah dan ibu! Ini adalah kewajiban mereka menyekolahkanku! Untuk apa melahirkanku kalau hanya di peras tenaganya untuk melunasi hutang mereka! Pikiran setan itu menggerogotiku selama dua minggu. Suatu malam aku mendengarkan ibu berdoa sambil menangis saat shalat tahajud

“maafkan aku ya Allah. aku tidak bisa mensejahterakan keinginan anakku lagi untuk bersekolah, betapa sangat ingin aku memasukan ia ke Sekolah lagi. Tapi apa daya sekolah sangat mahal dan hambamu yang nista ini tak sanggup tuk membayarnya, maafkan ibu dan ayah nak. Ampuni hambamu ini ya Allah”

Saat itu aku sontak ikut menangis betapa jahatnya aku memaki orang tuaku, Aku merasa bersalah teramat sangat kepada orang tuaku. Sejak hari itu aku pergi mencari kerja, dan alhamdulilah aku diterima sebagai buruh kuli angkut toko peralatan bangunan di tempat ayah bekerja bekerja.

Dengan tamatan SMP aku bekerja se adanya dan menerima keadaan ini secara ikhlas. Aku menjauhkan diri dari teman-teman sebayaku, aku malu dan iri pada mereka!

Suatu saat ada teman SMA kakak kerumah, dia terus bertanya kenapa kakakku tidak sekolah lagi? Dan itu membuat kakakku merasa kikuk menjawabnya.

Kakakku lebih tinggi pendidikannya dibanding aku dia putus sekolah saat SMA kelas dua, karena waktu itu kami harus meninggalkan rumah mantan bos ayah. Keluargaku dulu tinggal dirumah bos ayahku. Karena bos ayah meninggal kami pun juga angkat kaki dari rumah beliau, sejak itu keuangan keluarga kami merosot tajam sehingga kakak harus putus sekolah dan membantu ibu dan ayah. Kadang aku ingin menangis melihat keinginan kakak bersekolah sama halnya denganku.

Negeri ini memang kejam! INDONESIA sudah merdeka. Tapi kami?? Tetap dijajah oleh perekonomian!

Dua tahun sudah aku bekerja, dan kesempatan emas itu datang padaku! Aku melihat iklan diTV bahwasanya ada sekolahan gartis dengan kualitas bagus dan siap meluluskan murid siap kerja. “SMK” kata artis iklan itu, sangat asing ditelingaku! SMK sekolah apa itu? Aku langsung pergi ke rumah temanku untuk bertanya-tanya tentang sekolah asing itu. dan temanku banyak memberi masukan sehingga aku termotivasi untuk sekolah lagi. Aku pulang sambil membawa sebukit harapan di izikan sekolah, dan Allah memang baik. Aku di izinkan sekolah tapi ayah dan ibu angkat tangan dalam hal biaya persekolahan karena mereka masih mengurusi rini adik perempuanku. Dengan modal nekat aku daftar sendiri dan mengurusi semua sendiri! Untuk beberapa kemungkinan ada biaya-biaya tak terduga aku sekolah sambil bekerja. benar-benar ajaib di zaman yang serba berbayar ini ada yang gratis! Buku-buku bisa aku pinjam di perpustakaan, Hanya seragam saja yang tak gratis, dengan bantuan teman-temanku yang peduli padaku mereka memberikan celana SMA bekasnya. Dan bukan main “PAS!”. Baju seragam, aku pakai bekas kakakku yang masih bagus. Betapa pemurahnya tuhan padaku dan seberapa mulianya negeri ini di tengan keputus asaanku sekolah munculah keajaiban. Meski banyak tudingan koruptor di dalam pemerintahan indonesia ini tapi aku yakin tidak semua dari mereka se picik itu. Berkat mereka juga yang mengadakan BOS aku dan beberapa teman yang putus sekolah bisa melanjutkan sekolah.

Kadang aku sedih melihat beberapa temanku yang orang tuanya masih mau membiayai sekolah tapi mereka putus sekolah karena “MALAS” sungguh orang yang sangat merugi! Aku percaya banyak beasiswa dimana-mana asal aku mau dan berusaha mendapatkannya.

Kini hari ini ! aku akan melaksanakan upacara 17 Agustus di sekolahku yang baru, tidak di tahun sebelumnya aku melaksanakan upacara 17 Agustus di depan televisi melihat para prajurit paskibra di istana negara mengibarkan baendera, ahh betapa aku ingin juga seperti mereka! Dan aku ! Ahmat sekarang dengan harapan baru dan optimisme baru! Siap menjadi pahlawan di keluargaku! Terima kasih Indonesiaku kini bukan kau saja yang merdeka! Aku juga sudah MERDEKA mendapatkan pendidikan yang sama dengan teman-temanku. Terima kasih pahlawanku yang mengusir penjajah kini semua suku, dan semua kelas-kelas sosial bisa bersekolah. Dan aku pun sama dengan kalian menjadi PAHLAWAN dalam diriku memerangi rasa putus asa karena tak bisa bersekolah dahwa selalu ada jalan kalau aku mau mencari dan berusaha.

SELAMAT ULANG TAHUN INDONESIAKU.

-selamat merayakan kemerdekaan indonesia-

iimaimee 🙂

terispirasi post pak bukik

gambar minjem disini