1

Ayo Dipilih.. Dipilih..

Ayo dipilih-dipilih ada yang muda, ada yang tua, ada yang tajir ada yang pinter, monggo dipilih gratis.. gratis.. cuman ada bulan april besok!

parpol

Pesta baliho, spanduk, dan umbul-umbul akan segera dimulai, memasuki pemilu tahun 2014 kalian readers udah punya gambaran belum mau memilih siapa?

Karena hak pilih kalian akan ditunggu bulan depan, nah! yang udah pengalaman ikut pemilu periode lalu kayaknya udah mateng nih buat milih siapa-siapa yang dipercaya untuk menjadi walinya di kursi pemerintahan.

Tapi bagi newcomers kayak aku ini yang (agak) kebingungan buat milih siapa yang bisa aku percaya untuk menjadi waliku di kursi pemerintahan. Meski sepanduk dan berbagai bentuk pemilu pencitraan udah banyak kesebar di jalan-jalan aku juga masih bingung mau milih siapa, maunya sih gak golput, tapi tak kenal maka tak chayank.

Cukup sering sih mantau tv and now I know banyak capres yang keren, dan unik yang bikin aku ngelirik “siapa sih dia”. Aku lihat banyak capres muda udah mulai memerkan taring siap mengoyak *halah* birokrasi yang lelet, atau sudah punya senjata pamungkas untuk merubah hal-hal yang menurut mereka kurang benar di dunia politik tanah air.

Cuman aku masih cukup buta siapa diantara mereka semua yang paling special menurutku, aku hanya lihat beberapa orang keren itu di wilayah lain, bukan wilayahku. Namun, aku yakin banget di area dapilku juga ada orang kerennya, cuman aku belum tahu aja. terlalu kuper kali didalam rumah atau, kurang wawasan aja. *nunduk malu*

Emmm, tapi menurut kalian kampaye itu perlu nggak sih? Nempel-nempelin nama disini situ, hanya untuk membuat orang sesekali melirik dan sok kenal. Dari ajang kampanye itu kita kan jadi tahu siapa caleg yang sudah siap dipilih april besok, entah stategi mereka dengan nempelin spanduk, lala yeyeye, blusukan, atau pencitraan di sosial media. Tapi tanpa adanya kampanye, kita sebagai calon pemilih kan jadi makin bingung mau memilih siapa, janji perubahannya gimana, dan janji-janji manis yang lainnya yang selalu ditunggu mampir saat kampanye.

Nyatanya kita ini orang-orang yang suka di kasih janji-janji manis loh! misal dijanjiin pacar mau diajak keliling dunia, di janjiin gak akan selingkuh, setia sampe mati *halah*. suka aja kan di janji-janjiin. Kalau nggak kekabul ya mungkin belum jodoh, ya pemerintah gak jauh-jauh  juga kan dari janji-janji mantan.

Banyak orang yang bilang kampaye itu bulshit cuman umbar janji dan sebagainya, that’s thrue banyak para wakil rakyat yang akhirnya melenceng dari janjinya. Banyak yang melenceng dari kata-kata “bersih anti korup” dan lain-lain. Tapi nggak semua kayak gitu juga kan?,

Dari kampanye itu aku jadi penasaran tiap ngelirik jalanan ada website yang dicantumin caleg di tiap balihonya atau media apapun yang sekiranya bisa dikepoin. siapa tahu dengan begitu jadi lumayan tahu lah bagaiamana caleg yang nampang namanya di kertas pemilu nanti. Tapi gak cuman ngiklan, aku sih lebih penasaran bagaimana pemikiran caleg-caleg ini untuk menanggapi isu publik dan pemerintahan yang ada, bukannya ngeksis iklan doang di jalanan dan televise. But, media Indonesia kayaknya lebih tertarik untuk mengiklankan caleg daripada bikin acara debat argumen.

Jadi gimana udah punya pilihan belum?

pemilu 9 april 2014

Iklan