1

PASTI

Menanti yang tidak pasti itu getir, berjalan tanpa arah tujuan yang jelas. Tapi yang lebih menyakitkan adalah menjalani sesuatu yang sudah pasti. Pasti tidak bisa bersama.

Menunggu keajaiban-keajaiban yang terjadi. Berharap pada kemungkinan-kemungkinan akan bersama. meski pada akhirnya tahu kemungkinan yang pasti itu adalah perpisahan.

Bagi mereka sang pejuang, tak masalah menjalani keindahan yang akan hidup dalam ingatannya sepanjang waktu.

Menurutku mereka adalah orang yang kuat, terlampau kuat karena cinta itu sendiri. Mampu menantang gravitasi perpisahan. Terbang kemanapun meski pada akhirnya mereka akan jatuh juga.

Mengukir ingatan yang tidak akan bisa hilang sekalipun di gores berkali-kali oleh kenyataan.

Ya, mereka orang yang kuat. Terlampau kuat hingga akhirnya mereka sadar apa yang mereka perjuangkan tidaklah berbuah hasil. Keajaiban itu tidak datang, ah lebih tepatnya tidak berpihak pada mereka.

Tapi yang tersulit dari perpisahan adalah merelakan. Merelakan yang indah itu hanya untuk dikenang saja, dan dibayangi segala hal baik yang tidak bisa berujung manis tanpa ada lagi perjuangan yang melelahkan.

Bahagia berdua tidaklah indah bila harus menyakiti banyak pihak. Betul begitu?

hingga pada akhirnya masih ada sisa dari perjuangan itu, perjuangan untuk ikhlas. dan hanya menyimpan yang lalu sebagai pelajaran (?)

Semoga kamu semua yang sedang berjuang pada satu kepastian yang manis, bukan sebaliknya.

Iklan